SURVEY GUA KISKENDO

Posted by Posted by chaironi On 22.12.09

Kamis, 17 Desember 2009

Saya bersama teman-teman rencana akan mengadakan survei untuk kegiatan diklat anggota baru pencinta alam.diklat kali ini tentang caving dan rock climbing. Sekitar pukul 16.00 WIB Kami menuju ke sekretariat WAPEALA yang terletak di PKM Joglo UNDIP Pleburan. Sesampainya disekretariat Kami menyiapkan alat-alat caving dan rock climbing seperti carabiner, helm, overall, sepatu boot, center, sit harness, tali kernmantel, dome, dll.
Pada malam ini akan ada dua tim survey yaitu tim caving yang terdiri dari Saya dan Dani serta tim rock climbing yang di wakili oleh Yamin, Arga dan Demi. Lokasi survey bernama Gua dan Tebing Kiskendo yang berada di daerah Kendal, Jawa Tengah.
Kiskendo merupakan salah satu obyek wisata yang ada di Kendal.Disana ada makam Sunan Bonang, tebing, gua, serta pemandangan yang indah. Tidak semua orang bisa menyusuri gua Kiskendo karena gua ini tidak seperti Gua Jatijajar ataupun Gua Maharani yang sudah diperhatikan oleh pemerintah. Semoga pemerintah bisa memberikan fasilitas pada Gua Kiskendo agar gua ini bisa bermanfaat untuk penduduk setempat muapun wisatawan.


Sekitar jam 18.30 WIB Saya bersama Dani meluncur menuju lokasi yang berjarak sekitar 40 km dari sekretariat WAPEALA. Untuk tim rock climbing akan berangkat jam 24.00 WIB karena ada latihan wall climbing dan Demi nonton Sang Pemimpi.
Dalam perjalanan Kami melihat banyak orang mengadakan doa bersama karena pada malam ini peringatan Tahun Baru Islam dan Tahun Baru Jawa. Dalam perjalanan hanya malam dan bintang yang menemani perjalanan Kami.
Kami beristirahat setelah sampai di pertigaan jalan raya menuju arah gua. Kami membeli bekal seperti roti,susu,cemilan,minuman dan tidak ketinggalan 1 bungkus rokok DJARUM BLACK MENTHOL beserta 5 bungkus korek. Ternyata warung ini menjual DJARUM BLACK MENTHOL dan DJARUM BLACK SLIMZ. Kami juga mengisi perut Kami dengan mie ayam.
Sudah dua tahun lebih Saya tidak datang ke Kiskendo. 100 meter sebelum pintu masuk obyek wisata telah dibangun suatu villa serta warung. Dan rencananya juga akan dipasang jembatan menuju pintu gua yang dipisahkan dengan sungai.
Kami sempat kaget karena di lokasi ada cahaya terang dan lagu-lagu islami. Kami bertanya-tanya ada apa gerangan yang ada disana. Tanpa pikir panjang Kami langsung memarkirkan motor yang Kami bawa dan langsung menuju sumber suara. Disana ada remaja berpakaian muslim dan Saya di dekati salah satu orang yang tak lain adalah penjaga kawasan wisata Kiskendo. Kami kemudian minta ijin untuk melakukan survey dan memberikan surat perijinan untuk acara yang akan datang.
Setelah semua beres Kami langsung menuju pintu gua sambil membawa perlengkapan.Saya sempat kaget karena overall Saya ketinggalan di bagasi motor. Mau tidak mau Kami kembali ke parkiran yang berjarak 300 meter dari mulut gua.
Suasana yang menyeramkan apalagi dekat dengan kuburan serta malam Jumat Kliwon dan bertepatan dengan malam Suro tidak menyurutkan niat kita menyusuri gua ini. Penyusuran dimulai setelah Kami memakai peralatan caving. Alat yang Kami pakai adalah webbing, sepatu boot, overall, senter. Gua yang akan Kami masuki adalah gua horisontal yang berada di sebelah kanan sungai.
Gua yang Kami masuki adalah gua horisontal dengan panjang lorong sekitar 400 meter dan sedikit berair. Kami sempat tersesat didalam gua karena Saya sebagai ledder salah memasuki lubang sehingga lubang gua semakin sempit dan tidak bisa dimasuki. Kami kemudian menuju pertigaan dimana tempat kita tersesat dan melanjutkan perjalanan. Dalam penyusuran kali ini Kami benar-benar memakai teknik seperti belly crawling, crawling, bear walking, crouching, duck walking serta chimneying. Untuk ornamen gua hanya sebatas stalaktit karena gua ini semi hidup.
Tak terasa Kamipun sampai di ujung lorong. Kami kemudian kembali ke mulut gua lewat atas dan mengambil peralatan yang Kami tinggal dimulut gua dan kita membersihkan diri dari lumpur dan kotoran guano.
Kami menunggu tim rock climbing yang akan datang jam 01.00 WIB. Agar Kami tidak jenuh Kami nongkrong di warung sambil pesan teh hangat dan makan roti dan tidak lupa menghisap DJARUM BLACK MENTHOL yang Kami beli di warung tadi.
Waktu menunjukkan pukul 23.00 WIB dan mata Kami terasa mangantuk. Kami kemudian menuju masjid untuk tidur dan sholat

Jumat, 18 Desember 2009
Sekitar jam 02.00 WIB handphone Saya berbunyi karena ada sms masuk dan itu sms dari tim RC yang mengabari bahwa ban motor mereka bocor sehingga mereka menginap dijalan. Adzan subuh berkumandang dan Saya belum mendapat kabar dari tim RC. Kami memutuskan untuk pulang ke sekretariat karena jam 08.00 WIB Saya mengisi materi caving. Dalam perjalanan Saya dapat sms bahwa mereka sampai di lokasi jam 10.00 WIB


Reactions: 

1 Comment

  1. Anonymous Said,

    To make things easier and help you make savings, various newspaper services
    have invented the scheme of Newspaper subscription deals.
    Purchasing used press will also save you considerable amount of money.
    Hamas itself would believe it can take over the entire movement, making it more violent against Israel and aggressive toward other Palestinians", says Barry Rubin in a commentary on UPI. Generally Tuyetkegel Blognic could be consisted of any types such as social, economic, political, art, cultural, terrorism, suicides, religious, health, technology, science, business, marketing, and disaster news. A Christian newspaperis also associated with various charitable institutions and churches and organizes fund raising events to help and aid such institutions.

    Stop by my web site click here

    Posted on 20 March 2013 at 07:23

     

Post a Comment

Jangan lupa tinggalkan komentar :)